<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Menny's Blog</title>
	<atom:link href="http://wongkitogalo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wongkitogalo.wordpress.com</link>
	<description>Cewek juga kudu da'wah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Jan 2009 03:10:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wongkitogalo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Menny's Blog</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wongkitogalo.wordpress.com/osd.xml" title="Menny&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wongkitogalo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2009/01/03/cinta-kesedihan-kekayaan-kegembiraan/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2009/01/03/cinta-kesedihan-kekayaan-kegembiraan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 03:05:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah benda abstrak. Ada Cinta, Kekayaan, Kecantikan, Kegembiraan, Kesedihan dan sebagainya. Pada awalnya mereka hidup bersama-sama dengan aman dan saling memerlukan. Namun pada suatu hari, badai datang menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba bergelombang dan menimbulkan ombak yang sangat besar dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=42&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah benda abstrak. Ada Cinta, Kekayaan, Kecantikan, Kegembiraan, Kesedihan dan sebagainya. Pada awalnya mereka hidup bersama-sama dengan aman dan saling memerlukan. Namun pada suatu hari, badai datang menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba bergelombang dan menimbulkan ombak yang sangat besar dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni di pulau itu segera berusaha menyelamatkan diri.</p>
<p><span id="more-42"></span></p>
<p>Cinta sangat bimbang kerana ia tidak pandai berenang dan tidak memiliki perahu. Ia berdiri di tepi pantai untuk meminta bantuan. Sementara itu air semakin naik membasahi kaki Cinta. Tidak lama kemudian kelihatan Kekayaan sedang mengayuh perahu.</p>
<p>?Kekayaan! Kekayaan! Tolonglah aku!?Eteriak Cinta. Dengan segera Kekayaan pun menjawab, ?Ohh! Maafkan aku Cinta?E kata Kekayaan. ?EPerahuku telah penuh dengan semua hartaku. Aku tak dapat membawamu bersama, nanti perahu ini akan tenggelam. Lagi pun tak ada ruang lagi untuk kau di perahuku ini.?Ebr&gt;<br />
Cinta amat sedih sekali, namun kemudiannya dia melihat Kegembiraan melintasi di depannya dengan sebuah perahu.</p>
<p>?Kegembiraan! Tolonglah aku!?Eteriak Cinta. Oleh kerana Kegembiraan terlalu gembira kerana dia telah menjumpai sebuah perahu, dia langsung tidak mendengari teriakan Cinta. Air semakin meninggi membasahi Cinta sampai ke paras pinggang dan Cinta semakin panik. Tidak lama selepas itu, lalulah Kecantikan di depannya.</p>
<p>?EKecantikan! Bawalah aku bersamamu!?Eteriak Cinta</p>
<p>?Wah, Cinta kamu sudah basah dan kotor. Aku tak boleh membawamu bersama. Nanti kau akan mengotorkan perahuku yang indah ini.?E sahut Kecantikan. Cinta amat sedih mendengarnya. Cinta mula menangis terisak-isak.</p>
<p>?Apa kesalahanku, mengapa semua orang tidak mempedulikan aku??E rintihnya sayu.</p>
<p>Ketika Cinta sedang menangis, lalulah pulak Kesedihan dengan perahunya.</p>
<p>?Ohh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu,?Ekata Cinta.</p>
<p>?Maaf, Cinta. Aku sedang bersedih dan aku ingin bersendirian?E kata Kesedihan sambil terus mendayung perahunya. Cinta sudah mula putus asa. Air semakin naik dan akan menenggelamkannya. Cinta terus berharap agar dirinya akan diselamatkan orang. Dia berdoa kepada Tuhan. ?Oh Tuhan tolonglah aku, apa akan terjadi pada dunia tanpa aku, tanpa Cinta?.?Ebr&gt;<br />
Pada saat yang kritikal itu, tiba-tiba terdengar suara memanggilnya, ?Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!.?E Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua berjanggut panjang memutih sedang mendayung perahunya. Cinta pun naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.</p>
<p>Kemudian setibanya di pulau yang berhampiran, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera meninggalkan pulau itu. Pada ketika itulah, baru Cinta sedar bahawa dia tidak mengetahui siapakah gerangan orang tua itu yang baik hati dan telah menyelamatkannya itu. Cinta segera bertanya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang itu.</p>
<p>?Oh, orang tua tadi? Dia ialah Waktu!¢ kata orang itu.</p>
<p>Cinta pun bertanya lagi. ?Tapi mengapakah dia menyelamatkan aku? Aku tak kenal dia. Sedangkan kawan-kawan yang mengenaliku langsung tidak mahu menolongku,?Etanya Cinta kehairanan.</p>
<p>?Sebab, hanya Waktulah yang tahu betapa berharganya Cinta itu?E kata orang itu. Setelah itu fahamlah Cinta akan kepentingannya di dunia ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=42&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2009/01/03/cinta-kesedihan-kekayaan-kegembiraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUPU KUPU ( Renungan tentang Kebahagiaan )</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2009/01/03/kupu-kupu-renungan-tentang-kebahagiaan/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2009/01/03/kupu-kupu-renungan-tentang-kebahagiaan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2009 02:53:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/2009/01/03/kupu-kupu-renungan-tentang-kebahagiaan/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana. &#8220;Sedang apa kau disini anak muda?&#8221; tanya seseorang. Rupanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=40&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.</p>
<p><span id="more-40"></span></p>
<p>&#8220;Sedang apa kau disini anak muda?&#8221; tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek tua. &#8220;Apa yang kau risaukan..?&#8221; Anak muda itu menoleh ke samping, &#8220;Aku lelah Pak Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?&#8221;</p>
<p>Kakek Tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Di pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, &#8220;di depan sana, ada sebuah taman. Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku. Mereka berpandangan. &#8220;Ya&#8230;tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu&#8221; sang Kakek mengulang kalimatnya lagi.</p>
<p>Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan disana. Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang gelisah itu.</p>
<p>Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran. Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain. Ia tak mau kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan. Diterjangnya sana-sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu di sana. Gerakannya semakin liar. Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik-turun dengan cepat. Sampai akhirnya ada teriakan, &#8220;Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah.&#8221; Tampak sang Kakek yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu. Mereka terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu.</p>
<p>&#8220;Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?&#8221; Sang Kakek menatap pemuda itu. &#8220;Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu.&#8221;</p>
<p>&#8220;Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri.&#8221;</p>
<p>Kakek Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya. MoralMencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini, menabrak sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya.</p>
<p>Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.</p>
<p>Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup kita. Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita.</p>
<p>Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu &#8220;hinggap&#8221; di hati kita, namun kita tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di sekeliling kita, namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya<br />
(Anonymous)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=40&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2009/01/03/kupu-kupu-renungan-tentang-kebahagiaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harga Sebuah Cinta</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/28/harga-sebuah-cinta/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/28/harga-sebuah-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 04:35:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah, di sebuah desa hiduplah seorang wanita dengan wajah yang buruk rupa. Sedemikian buruknya sehingga para pemuda di desa itu menjauhinya. Di desa tersebut ada sebuah kebiasaan untuk memberi mas kawin dari pria yang hendak melamar gadis. Dan pasti, si buruk rupa tadi, menjadi tertawaan para pemuda. Banyak tidaknya mas kawin yang diberikan tersebut tergantung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=30&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Alkisah, di sebuah desa hiduplah seorang wanita dengan wajah yang buruk rupa. Sedemikian buruknya sehingga para pemuda di desa itu menjauhinya. Di desa tersebut ada sebuah kebiasaan untuk memberi mas kawin dari pria yang hendak melamar gadis. Dan pasti, si buruk rupa tadi, menjadi tertawaan para pemuda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span id="more-30"></span></p>
<p>Banyak tidaknya mas kawin yang diberikan tersebut tergantung dari kecantikan sang gadis. Jadi apabila gadis itu berwajah biasa-biasa saja, maka mas kawinnya berharga seekor kambing. Kalau lebih cantik lagi, jumlah kambingnya bertambah banyak. Dan yang terbanyak mas kawinnya sampai saat itu adalah mas kawin primadona di desa tersebut, sebanyak 10 ekor kambing.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><!--more--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Setiap orang berguman tentang &#8216;harga&#8217; gadis jelek itu. Mereka berkata, &#8220;Ah, dia kan buruk rupa. Mana ada yang mau dengan dia. Jangankan seekor kambing, seekor ayam pun pasti tidak ada yang mau membayarnya.&#8221; Dan yang lain berkata, &#8220;Jangankan seekor ayam, membayarnya dengan bangkai ayam mati pun pasti tidak ada yang mau.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Mereka menertawakan nasib gadis malang yang buruk rupa itu. Gadis itu bolak-balik medengar gurauan mereka, dan hatinya menjadi sedih dan terluka. Harga dirinya rusak, dan dia sendiri hampir percaya, bahwa tidak ada seorang pun yang mau mengambil dia sebagai istri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;">Sampai suatu saat, tersiar kabar bahwa gadis buruk rupa itu disunting oleh pemuda dari desa seberang. Dan penduduk desa pun bertanya-tanya, pemuda malang manakah yang gila meminang gadis buruk rupa itu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;"><br />
Mereka berbondong-bondong datang ke rumah orangtua gadis buruk rupa tersebut dan bermaksud menanyakan tentang kebenaran hal tersebut. Dan alangkah kagetnya mereka, ketika sampai di sana, mereka menemukan mas kawin dari pemuda itu. Mas kawinnya berupa sapi!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Tidak pernah ada seorang wanita cantik mana pun yang pernah diberi mas kawin semahal dan seberharga itu! Bahkan gadis tercantik di desa itu hanya &#8216;seharga&#8217; 10 ekor kambing. Dan mereka lebih terkejut lagi ketika mendapatkan bahwa tidak hanya seekor sapi, tapi ada sepuluh ekor sapi di kandang di samping rumah gadis buruk rupa itu.</span></p>
<p>Sepuluh? Ya sepuluh ekor sapi! Mereka tambah penasaran. Oleh sebab itu, penduduk berbondong-bondong berjalan ke desa seberang untuk melihat bagaimana nasib wanita buruk rupa itu. Berjuta pertanyaan muncul saat itu, &#8220;Kok pemuda itu gila ya? Matanya buta kali, nggak lihat apa kalau dia jelek setengah mati? Ah, jangan-jangan cuma dijadikan pembantu rumah tangga, pasti diberi makanan yang sedikit lalu dijual lagi ke pedagang budak belian.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Ketika sampai di rumah pemuda tersebut, mereka melihat bahwa rumah tersebut amatlah mewah. Dindingnya diukir dengan amat indah. Dan mereka semakin yakin bahwa dugaan mereka tentang wanita malang ini akan dijadikan pembantu rumah tangga dan budak adalah benar.</span></p>
<p>Ketika mereka mengetuk pintu, seorang pemuda yang amat tampan menyambut mereka. Dia memperkenalkan diri sebagai pemilik rumah. Mereka bertanya apakah mereka bisa bertemu dengan gadis tersebut. Sang pemuda kembali masuk ke rumah, setelah mempersilahkan mereka duduk di ruang tamu.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Seorang wanita muda yang cantik datang menyambut mereka. Rambutnya tertata rapi, tutur katanya halus, dengan ramah ia mempersilahkan mereka mengambil makanan dan minuman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Penduduk bertanya, &#8220;Di manakah gerangan gadis yang berasal dari desa mereka? Apakah baik-baik saja? Di manakah ia sekarang?&#8221; Wanita yang cantik tersebut menjawab, &#8220;Sayalah orangnya.&#8221;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Orang-orang pun melongo, melotot, dan tak mampu berkata-kata. Mereka bertanya? Apakah benar? Apakah mereka tak salah lihat? Gadis itu kan jelek sekali, sementara wanita di depan mereka itu amat anggun, amat cantik.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;">Wanita tersebut berkata, &#8220;Saya merasa cantik, ketika saya mengetahui bahwa suami saya menghargai saya dengan jumlah yang amat tinggi. Saya sadar bahwa dia berusaha berkata bahwa saya cantik, bukan seperti apa kata orang, tetapi karena dia mencintai saya sebesar itu. Sebagai balasannya, saya berusaha memberikan yang terbaik yang pernah saya bisa berikan, karena saya tahu, suami saya membeli saya dengan harga yang amat mahal. Saya berdandan dengan cantik, saya mengubah model rambut saya, dan berusaha menyenangkan hati suami saya. Dan inilah saya yang sekarang.&#8221;</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=30&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/28/harga-sebuah-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekayaan, Kesuksesan dan Cinta</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/28/kekayaan-kesuksesan-dan-cinta/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/28/kekayaan-kesuksesan-dan-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 04:31:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[pernik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.Wanita itu berkata: &#8220;Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Pria berjanggut itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=38&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.Wanita itu berkata: &#8220;Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, &#8220;Apakah suamimu sudah pulang? Wanita itu menjawab,&#8221;Belum, dia sedang keluar. &#8220;Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.</p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<p>Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, kata pria itu. Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, &#8220;Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.</p>
<p>Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. &#8220;Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama&#8221;, kata pria itu hampir bersamaan.&#8221;Lho, kenapa? Tanya wanita itu karena merasa heran.</p>
<p>Salah seorang pria itu berkata, &#8220;Nama dia Kekayaan,&#8221;katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan &#8220;sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.</p>
<p>Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu.</p>
<p>Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. &#8220;Ohho&#8230;menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan. Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, &#8220;sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita. &#8220;Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. &#8220;Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta. Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. &#8220;Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita.</p>
<p>Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. &#8220;Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini. Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.</p>
<p>Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. &#8220;Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga? Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. &#8220;Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemana pun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=38&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/28/kekayaan-kesuksesan-dan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diakah Jodoh Anda?</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/21/diakah-jodoh-anda/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/21/diakah-jodoh-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 07:25:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/21/diakah-jodoh-anda/</guid>
		<description><![CDATA[Pertanda 1 : Rahasia pasangan hidup agar bisa memiliki umur hubungan yang panjang adalah adanya saling berbagi. Anda dan dia selalu bisa saling membantu, entah itu pekerjaan sepele atau besar. Paling penting adalah Anda berdua selalu bisa menikmati segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Pertanda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=37&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="konten">Pertanda 1 : Rahasia pasangan hidup agar bisa memiliki umur hubungan yang panjang adalah adanya saling berbagi. Anda dan dia selalu bisa saling membantu, entah itu pekerjaan sepele atau besar. Paling penting adalah Anda berdua selalu bisa menikmati segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang lain.</p>
<p class="konten"><span id="more-37"></span></p>
<p>Pertanda 2 : Salah satu kriteria yang menentukan bahwa dia itu jodoh Anda atau bukan adalah kemampuannya bersikap santai di depan Anda. Coba sekarang perhatikan, apakah gerak-geriknya, caranya berpakaian, gaya rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya? Apakah setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat-buat?</p>
<p>Pertanda 3 : Adanya kontak bathin membuat hati Anda berdua bisa selalu saling tahu. Anda atau si dia bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi serta perasaanya satu sama lainnya pada situasi tertentu.</p>
<p>Pertanda 4 : Bersamanya bisa membuat perasaan Anda menjadi santai, nyaman tanpa perasaan tertekan. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu dan setiap hari tak membuat Anda merasa bosan.</p>
<p>Pertanda 5 : Dia selalu ada untuk Anda dalam situasi apapun. Dan dia selalu bisa memahami cuaca dalam hati Anda, baik dalam suka maupun duka. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut saat bersama.</p>
<p>Pertanda 6 : Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga Anda, dia tak peduli dengan masa lalu Anda saat masa lalu. Dia juga tak malu-malu menceritakan masa lalunya. Nah, kalau begitu, ini berarti dia sudah siap menerima Anda apa adanya.</p>
<p>Pertanda 7 : Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan Anda tak malu-malu memperlihatkannya pada si dia. Bahkan pada saat Anda tampil &#8216;buruk&#8217; di depannya sekalipun, misalnya saat Anda bangun tidur atau saat Anda sakit dan tak mandi selama dua hari.</p>
<p>Pertanda 8 : Bila Anda merasa rahasia Anda bisa lebih aman di tangannya daripada di tangan sahabat-sahabat Anda. Atau Anda merasa sudah tak bisa lagi menyimpan rahasia apapun darinya.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=37&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2008/01/21/diakah-jodoh-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kita Seperti Benih Kecil</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/kita-seperti-benih-kecil/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/kita-seperti-benih-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2007 04:25:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/kita-seperti-benih-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[Jangan pernah merasa malu dengan segala keterbatasan. Jangan merasa sedih dengan ketidaksempurnaan. Karena Allah, menciptakan kita penuh dengan keistimewaan. Dan karena Allah, memang menyiapkan kita menjadi mahluk dengan berbagai kelebihan. Seperti benih pohon menyimpan segalanya. Benih menyimpan batang yang kokoh, dahan yang rindang, daun yang lebar, juga akar-akar yang kuat. Dan untuk menjadi sebesar pohon [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=35&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;">Jangan pernah merasa malu dengan segala keterbatasan. Jangan merasa sedih dengan ketidaksempurnaan. Karena Allah, menciptakan kita penuh dengan keistimewaan. Dan karena Allah, memang menyiapkan kita menjadi mahluk dengan berbagai kelebihan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-35"></span><span style="color:#505050;"></p>
<p>Seperti benih pohon menyimpan segalanya. Benih menyimpan batang yang kokoh, dahan yang rindang, daun yang lebar, juga akar-akar yang kuat. Dan untuk menjadi sebesar pohon ini, ia hanya membutuhkan angin, air, dan cahaya matahari yang cukup. Namun jangan lupakan waktu yang membuatnya terus tumbuh. Pada mereka semualah benih ini berterima kasih, karena telah melatihnya menjadi mahluk yang sabar.</p>
<p>Pandanglah pohon besar. Tahukah kita, batangnya yang kokoh, dulu berasal dari benih yang kecil. Dahan, ranting, dan daunnya, juga berasal dari benih. Akar-akarnya yang tampak menonjol, juga dari benih kecil. Dan kalau kita menggali tanah, ketahuilah, sulur-sulur akarnya yang menerobos tanah, juga berasal dari tempat yang sama.</p>
<p>Mungkin suatu ketika, kita pernah merasa kecil, tak mampu, tak berdaya dengan segala persoalan hidup. Kita mungkin sering bertanya-tanya, kapan kita menjadi besar, dan mampu menggapai semua impian, harapan, dan keinginan yang ada dalam dada. Kita juga bisa jadi sering membayangkan, bilakah saatnya berhasil? Kapankah saat itu akan datang?</p>
<p>Sahabat, kita adalah layaknya benih kecil. Benih yang menyimpan semua kekuatan dari batang yang kokoh, dahan yang kuat, serta daun-daun yang lebar. Dalam benih itu pula akar-akar yang keras dan menghujam itu berasal. Namun, akankah Allah membiarkan benih itu tumbuh besar, tanpa alpa dengan bantuan tiupan angin, derasnya air hujan, dan teriknya sinar matahari?</p>
<p>Begitu pun kita, akankah Allah membiarkan kita besar, berhasil, dan sukses, tanpa pernah merasakan ujian dan cobaan? Akankah Allah lupa mengingatkan kita dengan hembusan angin &#8220;masalah&#8221;, derasnya air &#8220;ujian&#8221;, serta teriknya matahari &#8220;persoalan&#8221;? Tidak, sahabat. Karena Allah Mahatahu, bahwa setiap hambaNya akan menemukan jalan keberhasilan, maka Allah akan tak pernah lupa dengan itu semua.</p>
<p>Jangan pernah berkecil hati. Semua keberhasilan dan kesuksesan itu telah ada dalam diri kita.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=35&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/kita-seperti-benih-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Sebuah Persinggahan</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/shalat-sebuah-persinggahan/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/shalat-sebuah-persinggahan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Nov 2007 04:17:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/shalat-sebuah-persinggahan/</guid>
		<description><![CDATA[Ketahuilah saudaraku, shalat Dzuhur dikerjakan ketika kesibukan sedang menumpuk, yaitu saat matahari mencapai puncak. Dengan melakukannya, engkau diharapkan dapat mengingat rezeki yang telah diberikan Allah SWT padamu, sekaligus mengagungkan dan memuliakanNya bahwa tidak ada yang melebihi kepentinganmu selain menyembahNya. Adapun shalat Ashar dikerjakan pada saat tubuh mulai merangkak menuju puncak kelelahan, yaitu menjelang sore. Dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=34&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;">Ketahuilah saudaraku, shalat Dzuhur dikerjakan ketika kesibukan sedang menumpuk, yaitu saat matahari mencapai puncak. Dengan melakukannya, engkau diharapkan dapat mengingat rezeki yang telah diberikan Allah SWT padamu, sekaligus mengagungkan dan memuliakanNya bahwa tidak ada yang melebihi kepentinganmu selain menyembahNya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-34"></span><span style="color:#505050;"></p>
<p>Adapun shalat Ashar dikerjakan pada saat tubuh mulai merangkak menuju puncak kelelahan, yaitu menjelang sore. Dengan melakukannya, engkau diharapkan dapat terus mengingatkan diri terhadap Allah SWT meski kepenatan telah berkuasa.</p>
<p>Sementara shalat Maghrib dikerjakan dalam waktu yang cukup singkat, yaitu ketika matahari telah tenggelam hingga gelap datang. Di saat yang sempit itu, diharapkan engkau untuk bergegas mengingatNya, dan memohon perlindungan padaNya dari kejahatan malam.</p>
<p>Shalat Isya merupakan shalat penutup dari aktivitasmu selama seharian. Lewat shalat ini, engkau diharapkan tidak lupa berterima kasih atas segala yang telah diberikanNya sepanjang hari tadi, serta sadar bahwa engkau adalah milikNya, dan kepadaNya lah engkau akan kembali.</p>
<p>Yang terakhir, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan rasa syukurmu kepada Allah SWT, setelah dikembalikanNya ruhmu selepas bangun tidur, maka diwajibkanlah mengerjakan shalat Subuh. Shalat yang dilakukan di ambang pagi ini merupakan awal aktivitas mengingat Allah SWT, sebelum kesibukan duniawi kembali engkau tekuni.</p>
<p>Dari sepetik uraian di atas, tentunya engkau bisa melihat bahwa shalat yang diwajibkan kepadamu itu serupa suatu persinggahan. Shalat membuat dirimu berhenti sebentar dari segala aktivitas, demi mengingat dan menghadap padaNya. Disaat itulah anggota tubuhmu yang sebelumnya terus disibukkan bergerak dan bekerja, dan pikiranmu yang terus disesaki beragam persoalan dan tugas duniawi, seakan diajak beristirahat sejenak. Shalat merupakan saat persinggahan dimana engkau bisa mendapatkan kembali suatu semangat baru. Shalat merupakan bentuk penyerahan diri kepada Dzat Yang Maha Memiliki Kendali atas semua makhlukNya.</p>
<p>Ketahuilah, shalat fardhu yang engkau kerjakan hanya memakan waktu kira-kira seperempat jam di setiap shalatnya. Tidak sampai satu setengah jam. Sungguh bukan waktu yang lama, dan engkau masih memiliki banyak waktu tersisa untuk melakukan aktivitas lain. Jadi, pantaskah engkau melalaikan perintah itu, wahai saudaraku?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=34&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/11/10/shalat-sebuah-persinggahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Ibu Sepanjang Hayat&#8230;</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/25/cinta-ibu-sepanjang-hayat/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/25/cinta-ibu-sepanjang-hayat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Sep 2007 02:31:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Coretanku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/25/cinta-ibu-sepanjang-hayat/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu malam, aku terpekur. Aku teringat ibu. Pengakuan-pengakuanku pun bergulir seiring guliran airmata yang merebak membasahi mukena pemberian ibu. Tidak ada yang lebih mencintai daripada ibu. Tidak ada yang pernah menandingi cinta dan pengorbanan ibu. Sejak kecil, aku merasakan kasih sayang ibu. Tulus, tak bersyarat. Pernah suatu waktu di usia kecilku, saat ekonomi keluargaku sedang diambang sekarat, ibu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=33&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color:#505050;">Suatu malam, aku terpekur. Aku teringat ibu. Pengakuan-pengakuanku pun bergulir seiring guliran airmata yang merebak membasahi mukena pemberian ibu. Tidak ada yang lebih mencintai daripada ibu. Tidak ada yang pernah menandingi cinta dan pengorbanan ibu.<br />
</span><span id="more-33"></span><br />
<span style="color:#505050;"> Sejak kecil, aku merasakan kasih sayang ibu. Tulus, tak bersyarat. Pernah suatu waktu di usia kecilku, saat ekonomi keluargaku sedang diambang sekarat, ibu menemani ayah bekerja apa saja untuk anak-anaknya. Aku ingat, ibu juga pandai mengatur keuangan keluarga di saat terminim sekalipun.</p>
<p>Ibu juga mengajarkanku membaca jauh sebelum aku masuk bangku sekolah. Ibu juga yang mengajariku bacaan-bacaan do&#8217;a sebelum tidur, do&#8217;a sebelum makan, do&#8217;a masuk dan keluar kamar mandi, sampai do&#8217;a ketika bercermin dan ketika mendengar adzan selesai dikumandangkan.</p>
<p>Ibulah yang mengajariku segalanya. Sejak aku kecil, sejak aku bayi. Padahal pada waktu yang bersamaan, ibu pun harus mendidik saudara-saudaraku yang lainnya. Setiap kesabaran dan pengorbanannya tak pernah mengharap imbalan.</p>
<p>Kasih ibu, sepanjang badan. Sayang ibu, sepanjang jalan. Cinta ibu, sepanjang hayat. Sekarang adalah tugas kita sebagai anaknya, untuk selalu membahagiakan ibu. Semoga kita bisa membahagiakan Ibu, meski tak mungkin mampu membalas semua kasih ibu.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=33&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/25/cinta-ibu-sepanjang-hayat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERHATIAN YAAA….. !!!</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/perhatian-yaaa%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/perhatian-yaaa%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Sep 2007 05:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[humor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/perhatian-yaaa%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[  Mohon untuk menyebarluaskan ke teman dan orang terdekat anda, supaya Lebih berhati-hati bila berkunjung ke TSI. Di bawah ini adalah pengalaman kami yang tidak akan kami lupakan seumur hidup karena amat berbahaya dan menyeramkan ketika berada di TSI. Hari Minggu lalu (bertepatan hari pertama bulan puasa), kami berkunjung ke TSI dengan menggunakan mobil keluarga, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=32&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:18pt;">  </span></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Mohon untuk menyebarluaskan ke teman</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">dan orang terdekat anda, supaya</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">Lebih berhati-hati bila berkunjung</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">ke TSI.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Di bawah ini adalah pengalaman</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">kami yang tidak akan kami lupakan</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">seumur hidup karena amat berbahaya dan</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">menyeramkan ketika berada di TSI.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Hari Minggu lalu (bertepatan hari</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">pertama bulan puasa), kami berkunjung</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">ke TSI dengan menggunakan mobil</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">keluarga, 4 orang dewasa dan 2 anak</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">kecil dengan tujuan refreshing, melihat</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">binatang yang belum pernah kami lihat</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">secara langsung dan dekat terutama</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">yang besar dan liar atau berbahaya.</span></tt></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-32"></span><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">Belum lama kami berada di TSI,</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">kira-kira 10 menit, mobil kami</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">memasuki area binatang yang bukan</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">binatang buas (kijang, banteng dll),</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">tiba-tiba mobil kami mogok dan meski</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">sudah mencoba untuk merestart beberapa</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">kali, tetapi mesin sama sekali tidak</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">bisa di hidupkan kembali.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Kami pikir mungkin cipratan air telah</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">menyebabkan mobil kami mogok saat baru</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">saja melewati genangan air seperti</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">sungai kecil di TSI.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Meskipun ragu-ragu, karena tidak</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">terlihat ada petugas TSI di dekat situ,</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">akhirnya paman saya turun untuk</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">membuka kap mesin.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Kami tidak membunyikan klakson karena</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">takut mengganggu binatang di TSI.</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">Kami pikir, area ini adalah area yang</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">aman, bukan area binatang buas, jadi</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">kami berusaha tenang menunggu di dalam</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">mobil sambil ngobrol.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Namun tiba-tiba kami terkejut</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">ketika melihat seekor singa yang entah</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">dari mana datangnya sudah berada di</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">belakang mobil kami dan berjalan ke</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">arah depan mobil dimana paman kami</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">berada.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Lalu... entah kenapa kami semua</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">seperti terhipnotis melihat singa</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">itu mendekati paman kami yang asyik</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">mencari kerusakan mobil dan tidak</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">tahu dengan kedatangan singa itu.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Kami benar-benar hanya terpaku melihat</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">singa itu tanpa berusaha untuk</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">membe rita hu paman ada bahaya yang</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">datang.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">Dan..?? bertepatan paman menutup</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">kap mesin.... ketika itu pula singa</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">sudah berada tepat dibelakang tubuh</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">paman saya, sehingga tampak sangat</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">jelas oleh kami dari dalam mobil</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">bagaimana sangat dekatnya singa</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">terhadap paman, dan</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">.....................................</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">saat itu pula singa itu langsung</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">mencolek bahu paman saya seraya</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">berkata,</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">"kagak usah takut ...</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">gua lagi puasa .....</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">kenapa mobilnya ...</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">mogok ya....." !!!</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size:10pt;">BACANYA SERIUS AMAT !!!</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">PEACE FREN !!!..</span></tt><br />
<tt><span style="font-size:10pt;">HWAHAHAHAHA!!!.........</span></tt></p>
<p class="MsoNormal"><tt><span style="font-size:10pt;"> </span></tt></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=32&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/perhatian-yaaa%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa Sia-sia</title>
		<link>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/puasa-sia-sia/</link>
		<comments>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/puasa-sia-sia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Sep 2007 05:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wongkitogalo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/puasa-sia-sia/</guid>
		<description><![CDATA[Pernah nggak ketika udah capek lari-lari mo naik kereta, eh begitu nyampe stasiun bener-bener pas-pasan, pas nyampe stasiun pas kereta berangkat. Kira-kira gondok nggak? Udah mah capek, eh malah ketinggalan kereta pula. Sia-sia deh perjuangan kita lari-lari. Gara-gara kita telat bangun, salah perhitungan dan jalanan macet. Duh, rugi banget kan? Oya, ngomong-ngomong soal sia-sia, sebenarnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=31&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;">Pernah nggak ketika udah capek lari-lari mo naik kereta, eh begitu nyampe stasiun bener-bener pas-pasan, pas nyampe stasiun pas kereta berangkat. Kira-kira gondok nggak? Udah <em>mah</em> capek, eh malah ketinggalan kereta pula. Sia-sia deh perjuangan kita lari-lari. Gara-gara kita telat bangun, salah perhitungan dan jalanan macet. Duh, rugi banget kan?</span></p>
<p>Oya, ngomong-ngomong soal sia-sia, sebenarnya banyak kok yang mungkin aja udah jadi pengalaman keseharian kita. Misalnya aja nih, sia-sia saja kita usaha setengah mati mencintainya, ketika menyatakan cinta malah ditolak. Tanya kenapa? Selain soal takdir, bisa jadi karena pesona kita nggak membuat si dia yakin akan kesungguhan kita. Apalagi kita udah kegeeran duluan, bahwa dia pasti menerima cinta kita. Padahal <em>mah</em> yang terjadi, dia nggak mikirin kita sama sekali. Tentu saja selain takdir, memang ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Salah satunya karena kita nggak punya potensi dan pesona yang membuat dia tertarik. Sia-sia kita mencintainya dengan bertepuk sebelah tangan. Sakit dan perih tuh!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span id="more-31"></span><span style="color:#505050;"></span></p>
<p>Nah, gimana jadinya kalo kita udah setengah mati puasa tapi cuma dapetin lapar dan haus doang? Sia-sia udah pasti. Rugi? Jelas. Kecewa? Ya iya lah! Duuuh, sebulan penuh puasa cuma dapetin perut keroncongan seharian, mulut kering karena nggak dialiri air minum. Tanya kenapa?</p>
<p>Sobat muda muslim, untuk melaksanakan ibadah dalam Islam itu ada lho syarat dan ketentuannya. Nggak bisa bebas sesuka kita. Syaratnya apa? Namanya syarat, berarti kalo nggak terpenuhi ya nggak sah ibadah yang dilakukannya. Untuk melaksanakan puasa ini, syarat sah puasa adalah dia seorang muslim/muslimah. Jelas dong, karena puasa Ramadhan hanya diwajibkan bagi kaum muslimin. Selain wajib muslim/muslimah, syarat sah bisa puasa adalah orang tersebut waras alias nggak gila, juga bukan anak-anak, dan tentu saja yang mampu melakukannya.</p>
<p>Sementara ketentuannya, puasa Ramadhan itu adalah dilakukan pada bulan Ramadhan. Ya iya lah, kalo bulan Rajab kita puasa bukan puasa Ramadhan namanya, tapi puasa di bulan Rajab. Kemudian, puasa Ramadhan itu dilaksanakan setelah waktu fajar hingga maghrib setiap harinya selama sebulan penuh. Tentu saja, nggak boleh makan dan minum di siang hari, bagi yang udah nikah tentunya nggak berhubungan seks di siang hari, dan ketentuan lainnya yang bisa membatalkan puasa harus dihindari.</p>
<p>Lalu, apa hubungannya dengan puasa yang sia-sia? Hmm&#8230; Gini sobat, ibadah puasa syarat dan ketentuannya memang demikian seperti yang ditulis di atas itu. Namun, bukan berarti kalo kita puasa makan dan minum, puasa pula perbuatan kita sehari-hari. Nggak lha yauw. Nah, di antara perbuatan kita itu sangat boleh jadi ada perbuatan yang maksiat. Kira-kira gimana jadinya tuh kita getol puasa dan tanpa batal, tapi mulut berbusa ngomongin kejelekan orang lain? Puasanya nggak batal, tapi perbuatannya berpotensi menggerus pahala puasa. Ih, rugi banget kan?</p>
<p>Itu sebabnya Rasulullah SAW bersabda, <em>&#8220;Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi mereka tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya itu kecuali lapar dan dahaga.&#8221;</em> (HR. Ahmad).</p>
<p>Sobat, hadits ini memberikan gambaran kepada kita untuk senantiasa waspada dengan apa yang akan kita perbuat. Sebab, puasa tidak hanya diwajibkan untuk menahan dari makan dan minum, tetapi juga menahan mata dari memandang yang dilarang, menahan telinga dari mendengar yang buruk, dan menahan mulut dari bicara kotor, mengumpat, dan menggunjing. Pun menjaga tangan dari berbuat maksiat, menjaga kaki dari melangkah ke tempat yang dilarang.</p>
<p>Nah, kira-kira sanggup nggak kita puasa dari makan dan minum di siang hari sekaligus mulut kita puasa dari perbuatan bohong, puasa dari ngomongin kejelekan orang lain? Insya Allah ada yang sanggup memang, tapi kebanyakan manusia nggak sanggup. Buktinya Rasulullah SAW menyampaikan hadits tersebut. Iya nggak?</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda, <em>&#8220;Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan ghibah, maka tiada artinya di sisi Allah baginya berpuasa dari makan dan minum.&#8221;</em> (HR. Bukhari).</p>
<p>Hehe&#8230; Ini bukan berarti mendingan nggak puasa. Nggak otomatis lho. Puasanya tetap nggak batal, tapi sangat berpotensi sia-sia karena pahala puasa kita ketelen terus setiap kali melakukan maksiat. Ibaratnya, maksud hati <em>missed call</em> sama temen, eh malah pulsa kita ketelen karena <em>mailbox</em>. Berkurang deh pulsa kita. Gondok nggak? Pasti, nyesel. Nah, apalagi puasa, capek-capek sebulan penuh cuma dapet lapar dan haus doang. <em>Cacingan deh lu!</em></p>
<p>Begitu juga yang puasa dari makan dan minumnya sangat tahan godaan, tapi begitu bertemu dengan pacarnya hawa nafsu yang jadi panglimanya. Jebol sudah pertahanannya. Memang masih puasa dari makan dan minum, tapi pergaulannya dengan lawan jenis bukan mahram justru udah melanggar aturan Islam. Iya dong, kan Islam mengharamkan hubungan akrab pranikah antar lawan jenis seperti yang udah sering dibahas. Nah, kira-kira, puasanya batal nggak? Puasanya insya Allah nggak batal selama nggak makan dan minum saat kencan tersebut, tapi pahala puasa itu bakalan &#8216;didiskon&#8217; gara-gara melakukan maksiat tersebut. Kalo maksiatnya lebih banyak, mana tabungan pahalanya dong? Jadi, yang didapat nantinya cuma lapar dan haus doang. Halah, rugi euy!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#505050;">***</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;"><span style="color:#505050;"><br />
<strong>Berlomba Memperbanyak Amal Shaleh</strong><strong><br />
</strong><br />
Sobat muda muslim, bagi kamu yang senang belanja dan kebetulan di tempat belanja langgananmu itu diadakan diskon gede-gedean semua produk yang dijual selama sebulan penuh dan pada saat itu kamu lagi banyak duit, kira-kira apa yang akan kamu lakukan? Yup, umumnya bakalan datengin tuh tempat jualan karena diskonnya sangat menggiurkan. Misalnya, sepatu yang tadinya berbandrol Rp. 100 ribu di lain waktu, tapi kalo saat diskon di bulan ini jadi cuma Rp. 40 ribu. Waduh, bisa dapet dua kan? Seneng banget nggak? Pasti, apalagi itu sepatu inceran sejak lama.</span></p>
<p>Nah, di bulan Ramadhan juga kira-kira begitu deh analoginya. Karena pada bulan Ramadhan ini Allah SWT benar-benar memberikan pahala yang banyak dan dalam jumlah yang besar. Rasulullah SAW bersabda, <em>&#8220;Sungguh telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan. Allah telah memfardhukan atas kamu puasanya. Di dalam bulan Ramadhan dibuka segala pintu surga dan dikunci segala pintu neraka dan dibelenggu seluruh setan. Padanya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tidak diberikan kepadanya kebaikan malam itu, maka sesungguhnya dia telah dijauhkan dari kebajikan.&#8221; </em>(HR. Ahmad).</p>
<p>Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW bersabda, <em>&#8220;Setiap amal yang dilakukan anak adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman, &#8216;Kecuali puasa, itu untukKu dan Aku yang langsung membalasnya. Ia telah meninggalkan syahwat, makan, dan minumnya karenaKu.&#8217; Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada aroma kesturi.&#8221;</em></p>
<p>Sobat, pada malam di bulan Ramadhan, Islam memotivasi umatnya untuk mengerjakan amalan sunnah; shalat tarawih, dan tadarus Al-Qur&#8217;an. Dorongan untuk melaksanakan shalat sunnah harus dipahami bahwa shalat wajib harus lebih giat lagi untuk dilakukan. Jangan sampe tarawih <em>mah</em> getol karena senang rame-rame di masjid, tapi kewajiban shalat yang lima waktu dilaksanakan sesukanya, yee itu salah prosedur atuh. Karena tidak ada shalat sunnah bagi yang tidak pernah shalat wajib. Sungguh sangat aneh bila kita giat melaksanakan shalat sunnah, sementara shalat wajib dilalaikan atau bahkan ditinggalkan. Tul nggak?</p>
<p>Kenapa hal ini bisa terjadi? Yup, karena kaum muslimin acapkali terjebak dalam ritualisme ibadah. Artinya, kaum muslimin ketika melaksanakan ibadah hanya untuk memenuhi kewajiban semata, tanpa memperhatikan esensi dari setiap bacaan yang ia ucapkan atau gerakan yang ia lakukan dalam ibadahnya itu. Akibatnya, ibadah yang seharusnya memberi pengaruh terhadap perilaku, menjadi gerakan atau ucapan yang kosong tanpa makna. Idih, sia-sia banget kan?</p>
<p>Maka sungguh sangat disayangkan jika di antara kita banyak yang kuat menahan diri dari rasa lapar dan haus, sementara tak bisa berkutik untuk menahan godaan hawa nafsu. Mulut kita bisa bertahan dari makanan atau minuman, tetapi tidak bisa menahan dari menggunjing, mengumpat, dan bicara kotor. Puasanya memang tidak batal, tetapi esensi dari ibadah shaum yang mengajarkan untuk semakin meningkatkan ketakwaan kita (sebagaimana dalam QS. Al-Baqarah ayat 183), menjadi tidak bermakna. Puasa kita menjadi sia-sia. Sebab tak mendapatkan apa-apa (pahala), kecuali hanya rasa lapar dan haus.</p>
<p>Sobat, Islam adalah totalitas. Itu artinya, saat kita ibadah ritual dengan ketika kita melakukan muamalah (jual beli, bekerja, dan sebagainya), keduanya harus senantiasa berpatokan kepada aturan Islam. Nggak boleh aturan lain.</p>
<p>Banyak aktivitas amalan sunnah di bulan Ramadhan yang berpotensi mendulang pahala yang bisa kita kerjakan bersama atau sendiri. Selain tadarus Al-Qur&#8217;an dan shalat tarawih, masih ada i&#8217;tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan sekalian untuk &#8216;nangkep&#8217; <em>lailatul qadr</em>, kalo punya rejeki banyak silakan umrah ke tanah suci.</p>
<p>Yuk, terus perbanyak amal shaleh kita. Tapi, tentunya amal buruk sebisa mungkin dikurangi, syukur-syukur kalo bisa menghilangkannya sama sekali. Semoga Allah SWT memudahkan segala upaya kita untuk meraih pahalaNya. Amin.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="color:#505050;">***</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:'Times New Roman';color:#505050;"><br />
<strong>Sekadar Ngingetin</strong><strong><br />
</strong><br />
Sekadar ngingetin aja nih. Tentunya bukan cuma buat kamu semua, tapi juga saya sendiri sebagai penulis artikel ini. Semoga kita semua senantiasa diberikan kekuatan iman, kekuatan takwa, dan kekuatan fisik dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan ini. Semoga puasa kita bukan puasa yang sia-sia, tapi puasa yang diberkahiNya.</span></p>
<p>Itu sebabnya, ibadah puasa kita selama Ramadhan ini, harus dibarengi dengan banyaknya amal shaleh yang kita kerjakan dan insya Allah mampu menjadikan kita sebagai orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT. Nggak ada daya dan upaya kecuali dari Allah SWT. Yuk, kita sama-sama berdo&#8217;a dan berusaha agar Allah SWT memilih kita sebagai hamba-hambaNya yang beriman dan bertakwa.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wongkitogalo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wongkitogalo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wongkitogalo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wongkitogalo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wongkitogalo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wongkitogalo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wongkitogalo.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wongkitogalo.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wongkitogalo.wordpress.com&amp;blog=952159&amp;post=31&amp;subd=wongkitogalo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wongkitogalo.wordpress.com/2007/09/24/puasa-sia-sia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2f404fe3155c7be60273a9a011664353?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wongkitogalo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
